Minggu, 09 Maret 2014

DEDUKTIF

Silogisme Kategorial
Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor. Silogisme kategorial terjadi dari tiga proposisi, yaitu:
·         Premis umum : Premis Mayor (My)
·         Premis khusus :Premis Minor (Mn)
·         Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)
Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.
Contoh:
Contoh silogisme Kategorial:
My : Semua mahasiswa adalah lulusan SMA
Mn : Bustomi adalah mahasiswa
K     : Bustomi lulusan MA
My : Tidak ada manusia yang abadi
Mn : Socrates adalah manusia
K     : Socrates tidak abadi
My : Semua pelajar  memiliki buku tulis.
Mn : Firman tidak memiliki buku tulis
K     : Firman bukan pelajar

Silogisme Kategorial
Silogisme kategorial adalah silogisme yang semua proposisinya merupakan kategorial. Proposisi yang mendukung silogisme disebut dengan premis yang kemudian dapat dibedakan menjadi premis mayor (premis yang termnya menjadi predikat), dan premis minor ( premis yang termnya menjadi subjek). Yang menghubungkan di antara kedua premis tersebut adalah term penengah (middle term).
Contoh:
   Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
   Akasia adalah tumbuhan (premis minor).
 Akasia membutuhkan air (Konklusi)

Silogisme Hipotesis
Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.
Konditional hipotesis yaitu, bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.
Contoh :
My : Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Mn : Udara tidak ada.
K     : Jadi, Makhluk hidup akan mati.

My : Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Mn : Makhluk hidup itu mati.
K : Makhluk hidup itu tidak mendapat udara.

Silogisme Alternatif
Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya.  Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh
My : Mirzal berada di Lenteng Agung atau Depok.
Mn : Mirzal berada di Lenteng Agung.
K     : Jadi, Mirzal tidak berada di Depok.



My : Mirzal berada di Lenteng Agung  atau Depok.
Mn : Mmirzal tidak berada di Depok.
K     : Jadi, Mirzal berada di Lenteng Agung.

Silogisme Entimem
Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh:
- Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam kuis itu.
- Anda telah memenangkan kuis ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.


http://ekoriyadi384.blogspot.com/2013/03/silogisme-kategorial-hipotesis.html

PENALARAN

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. Dengan kata lain, Proporsisi sebagai pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain. Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang terdapat di antara subjek dan predikat.

Inferensi Merupakan suatu proses untuk menghasilkan informasi  dari  fakta  yang  diketahui.  Inferensi  adalah  konklusi  logis  atau  implikasi berdasarkan informasi yang tersedia. Dalam sistem pakar,  proses inferensi dialakukan dalam suatu modul yang disebut inference  engine. Ketika representasi pengetahaun pada bagian knowledge base  telah lengkap, atau paling tidak telah berada pada level yang cukup  akurat, maka representasi pengetahuan tersebut telah siap digunakan. Sedangkan Implikasi itu artinya akibat, seandainya dikaitkan dengan konteks bahasa hukum, misalnya implikasi hukumnya, berarti akibat hukum yang akan terjadi berdasarkan suatu peristiwa hukum yang terjadi.
Bahasa hukum sebenarnya tidak rumit, prinsipnya bahasa hukum masih mengikuti kaidah EYD, bahasa Indonesia baku. Tetapi, untuk konteks tertentu, ada hal-hal yang tidak bisa mempergunakan bahasa Indonesia baku.


Wujud Evidensi. Evidensi merupakan semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas yang dihubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh digabung dengan apa yang dikenal sebagai pernyataan atau penegasan. Dalam wujud yang paling rendah evidensi itu berbentuk data atau informasi. Yang dimaksud dengan data atau informasi adalah bahan keterangan yang diperoleh dari suatu sumber tertentu. 

Cara menguji data
Data dan informasi yang digunakan dalam penalaran harus merupakan fakta. Oleh karena itu perlu diadakan pengujian melalui cara-cara tertentu sehingga bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap digunakan sebagai evidensi. Dibawah ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk pengujian tersebut.
1. Observasi
2. Kesaksian
3. Autoritas

Cara menguji fakta
Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang kita peroleh itu merupakan fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut baru merupakan penilaian tingkat pertama untuk mendapatkan keyakitan bahwa semua bahan itu adalah fakta, sesudah itu pengarang atau penulis harus mengadakan penilaian tingkat kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar-benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil.
1. Konsistensi
2. Koherensi

Cara menguji autoritas

Seorang penulis yang objektif selalu menghidari semua desas-desus atau kesaksian dari tangan kedua. Penulis yang baik akan membedakan pula apa yang hanya merupakan pendapat saja atau pendapat yang sungguh-sungguh didasarkan atas penelitian atau data eksperimental.
1. Tidak mengandung prasangka
2. Pengalaman dan pendidikan autoritas
3. Kemashuran dan prestise
4. Koherensi dengan kemajuan
Sumber : http//wikipedia.com

Minggu, 12 Januari 2014

RASA

sayang ? ntah lah ini rasa sayang atau rasa berlebihan, tapi ntah kenapa aku rasakan saat ini rasa yang menurut ku berbeda dari pasangan aku sebelumnya. belum lama aku mengenalnya tapi ntah kenapa rasa sayangnya jauh lebih besar dari pada rasa sayang aku ke yang sebelumnya. berulang kali dia melakukan kesalahan membuat ku kesal bahkan aku merasa seperti tak dianggap olehnnya tapi ntah mengapa aku selalu memaafkannya. belum lagi mantannya yang selalu mengungkit kenangan mereka seakan membuatku ingin marah tapi tak bisa ku ungkapkan. ini rasa sayang apa bodo si din ?
padahal dia jauh disana yg disini mendekati aku malah tak satu pun aku dulikan tapi pernah kah dia memirikan ku ? aku tak mengerti apa yang dipikirkannya disatu sisi dia tak inginkan aku pergi tapi disisi lain aku lelah dengan sikap cueknya yang selalu membuat ku curiga. Tuhan jika dia yang terbaik untukku tunjukkan lah dia memang yang terbaik untukku.

TUGAS TERAKHIR SOFTSKILL

1.  KUTIPAN

 “Pustaka Java berisi ribuan (lebih dari 5000) kelas beraneka ragam keampuhan. Kekayaan ini merupakan kandungan tersembunyi bahwa penggunaannya dapat menghemat ratusan jam kerja. Keampuhan ini hanya dapat dimanfaatkan bila kita rajin mencoba. Sebelum membuat solusi sendiri, coba eksplorasi pustaka bahasa, mungkin telah diselesaikan” (Bambang Hariyanto, Esensi-esensi Bahasa Pemrograman Java, 2007, Hal. 37-38


2.  DAFTAR PUSTAKA

·         Lipschutz, Seymour, Data Structure, McGraw Hill, 1986.
·         Loomis, Mary E S, Data Management and File Structure, Pretice Hall Internasional, Inc, 1986.
·         Reynold, W. Charles, Program Design dan Data Structures in Pascal, Wadsworth Pub. Co, 1986.
·         Suryadi H.S., D., Penghantar Teori & Algoritma GRAPH, Penerbit Gunadarma, Jakarta, 1990.
·         Stubbs T, Daniel & Neil W. Werbre, Data Structure With Abstracts Data Type and Pascal, Brook/Cole Publishing Company, 1994.
·         Wirth, Niklaus, Algoritma & Data Structure, Prentice Hall, 986.
·         Mendenhall, William, etc., Statistics for Management andEconomics, Sevent Edition, Duxbury Press, Beltomnt, California, 1993.
·         Sander, Donald H., Statistics: A Fresh Approach, Fourth Edition, McGraw-Hill Book Company, Singapore, 1990.
·         Spiegel, Murray R., Teory and Problems of Statistics in SI Units, Mc-Hill Book Company, Singapore, 1972.

·         Triola, Mario F., Elementary Statistics, The Benjamina/Cummings Publishing Company Inc., Menlo Park, California, 1980.


3. ABSTRAK

1.      Pengertian Abstrak

      Abstrak adalah bagian ringkas suatu uraian yang merupakan gagasan utama dari suatu pembahasan yang akan diuraikan. Abstrak digunakan sebagai “jembatan” untuk me­mahami uraian yang akan disajikan dalam suatu karangan (biasanya laporan atau artikel ilmiah) terutama untuk memahami ide-ide per­masalahannya. Dari abstrak, pembaca dapat mengetahui jalan pikiran penulis laporan/artikel ilmiah tersebut dan mengetahui gambaran umum tulisan secara lengkap.

2.      Cara menggunakan Abtrak

Membuat abstrak tidaklah mudah, namun juga bukan merupakan hal yang
menakutkan. Ada beberapa tips khusus untuk anda dalam membuat abstrak, sehingga dapat terhindar dari kesalahan yang sifatnya umum.
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan abstrak.

    1. Semua bagian harus seimbang. Jangan hanya menonjolkan hanya salah satu aspek saja, seperti judul saja atau penggunaan metode penelitian saja, tetapi mengulas hasil penelitian lebih ditekankan.
    2. Pastikan penulisan abstrak menggunakan unsure 5W + 1H dengan lengkap.
    3. Harus ada hubungan yang kohesif antar unsure penelitiannya. Harus ada benang merah dari hasil penelitian yang telah dibuat.
    4. Pilihlah kata kunci yang sesuai dengan subjek dan objek penelitian yang telah dibuat.


3.      Fungsi Abstrak

·         Menghemat waktu pembacaan dokumen aslinya
·         Memperbanyak jumlah bacaan yang dapat dibaca dalam jangka waktu yang sama
·         Mempermudah seleksi bacaan karena dengan membaca judul-judul saja belum diketahui dengan jelas seluruh isi karangan
·         Membantu mencari literature karena banyak karangan yang dipublikasikan
·         Meningkatkan efisiensi pembuatan indeks
·         Membantu pembuatan tinjauan pustaka


4.      Jenis Abstrak

Abstrak dalam seuah penulisan karya ilmiah memiliki beberapa jenis
penulisan berdasarkan isinya. Abstrak dapat diklasifikasikan dalam dua jenis,yaitu sebagai berikut.
Abstrak indikatif adalah abstrak yang menyajikan uraian secara singkat mengenai masalah yang terkandung dalam laporan atau karya ilmiah lengkapnya. Abstrak indikatif bertujuan agar pembaca mengetahui isi informasi tanpa memadatkan isi informasi aslinya dan hanya memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan. Maka, pembaca dapat mempertimbangkan apakan tulisan asli perlu dibaca atau tidak.
Abstrak informatif adalah miniatur laporan atau karya ilmiah asli dengan menyajikan data dan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca tulisan aslinya, kecuali untuk mendalaminya. Dalam abstrak informatif, disajikan keseluruhan tulisan asli dalam bentuk mini. Seperti, judul, penulis, institusi, tujuan, metode dan analisis laporan, hasil penelitian, dan simpulan.




Kamis, 21 November 2013

Gadis kecil bunda

Subuh hari tepat tanggal 9 november 1993 lahir lah bidadari kecil bayi perempuan mungil berkulit putih dan lembut  anak ke2 dari keluarga Ike Chairmal dan Isnur. Anugrah terindah yang kedua yang dititipkan Tuhan untuk mereka. Bayi mungil itu diberi nama Dininoviarti Chairlis bayi yang mereka harapkan menjadi wanita yang kuat sholeha berbakti kepada mereka. Dininoviarti Chairlis iya itu lah nama gadis kecil itu, anak perempuan satu satunya dari keluarga. Berasal dari keluarga yang sederhana penuh cinta dan kasih sayang dari keluarga. Seiring waktu berjalan gadis kecil ini pun bertumbuh besar gadis kecil yang selalu dimanja ayah ibunya ini akhirnya merasakan indah indahnya masa masa sekolah.

Iya kalo dari fisik emang ga ada yang spesial dari gadis kecil ini, tapi sikapnya yang periang selalu membuat orang tertawa selalu tersenyum itu lah yang membuat gadis ini beda dari gadis gadis yang lain. Prestasi yang dia raih saat duduk dibangku sekolah membuat orang tuanya bangga memiliki gadis kecil ini. Hingga akhirnya gadis kecil mereka tumbuh semakin dewasa, gadis kecil mereka memutuskan untuk kuliah diluar kota jauh dari pengawasan mereka jauh. Walaupun sang bunda berat melepaskan gadis kecilnya itu pergi kekota orang tapi demi pendidikan dan kemauan sang gadis kecil pun bunda merelakannya. Kehidupan dikota yang keras membuat gadis kecil ini tumbuh jadi wanita yang kuat wanita yang tegas walaupun sikap periang, selengeannya, suka ngusilin temennya ga pernah ilang tapi gadis kecil ini banyak mendapatkan banyak pengalaman dikota ini. 


KARANGAN-KARANGAN

1. Contoh karangan menurut urut ruang

Topic    : Hujan
Tujuan  : Untuk mengetahui lokasi Hujan dipulau Jawa
Tema    : Laporan Lokasi Hujan di Jawa
I.            Hujan di Pulau Jawa
A.      Hujan di DKI
      1. Daerah Jakarta
B.      Hujan di Jawa Barat
          1. Daerah Depok
          2. Daerah Bekasi
      3.  Daerah Bandung
            C.     Hujan di Jawa Tengah
                      1. Daerah Semarang
                                   2. Daerah  Surakarta
II.            Kesimpulan




2. Contoh karangan menurut topik

Topic     : Media Sosial
Tujuan   : Mengetahui dampak positif dan negatif dari sosial media
Tema     : Pengaruh Media Sosial

               I.            Dampak Positif dari Media Sosial
                    1. Tempat promosi
Melihat banyaknya pengguna Jejaring sosial, tidak salah jika anda menjadikan jejaring sosial menjadi salah satu tempat promosi terbaik untuk produk/jasa anda/

2. Tempat untuk memperluas pertemanan
Banyak pengguna jejaring sosial yang bisa anda jumpai sehingga bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan banyak teman di jejaring sosial.

3. Sebagai media komunikasi
Jejaring sosial tentunya juga bisa anda gunakan sebagai media komunikasi yang sangat bagus untuk berkomunikasi dengan orang dalam negeri maupun luar negeri.

4. Tempat untuk berbagi
Jika anda ingin membagikan foto-foto anda, informasi, dan lain-lain, jejaring sosial bisa menjadi salah satu tempat terbaik untuk anda berbagi, karena hal-hal yang anda bagikan bisa langsung dilihat oleh teman-teman anda di jejaring sosial.

5. Tempat mencari informasiBanyaknya pengguna jejaring sosial yang mempunyai berbagai pekerjaan, hobi, kemampuan, dan lain-lain. Maka tidak ada salahnya jika anda mencari informasi dengan menggunakan jejaring sosial. Baik itu melalui grup, teman, ataupun yang lainnya.

      II.            Dampak Negatifdari Media Sosial
        1.  Seorang pelajar biasanya akan menjadi lebih malas belajar
          Jejaring sosial juga bisa membuat seseorang kecanduan, termasuk pelajar. Biasanya pelajar yang kecanduan dengan jejaring sosial akan lebih malas belajar karena keinginannya untuk terus menggunakan jejaring sosial tersebut.
         
         2. Bahaya kejahatan
          Artinya bukan tidak mungkin terdapat orang jahat yang menggunakan jejaring sosial. Karena jejaring sosial juga bisa digunakan oleh mereka sebagai tempat mencari target.

         3. Bahaya  penipuan  
          Tidak sedikit kasus penipuan yang terjadi di jejaring sosial. Artinya jejaring sosial juga bisa menjadi tempat promosi bagi para penipu yang sedang mencari korban. Jadi, anda tidak boleh langsung percaya jika seseorang yang tidak dikenal menawarkan suatu barang, jasa, dll

         4. Tidak semua pengguna jejaring sosial bersifat baik dan sopan
          Artinya tidak sedikit pengguna jejaring sosial yang mungkin bersifat kasar/tidak sopan, hal ini jelas sangat berbahaya untuk anak-anak.

         5. Mengganggu kehidupan
          Jejaring sosial bisa mengurangi komunikasi anda dengan dunia nyata seperti orang sekitar, lingkungan, dan yang lainnya. Hal ini disebabkan oleh kegiatan anda yang terlalu lama menghabiskan waktu di jejaring sosil

      
       III. Kesimpulan



Rabu, 23 Oktober 2013

#BUNDAKU

Tepat tanggal 9oktober kemaren umurnya 51tahun, masi terlihat cantik dari umurnya. Masi kuat kerja masi kuat naik motor masi kuat juga boncengin aku masi sempet ngirimin makanan buat aku, masi sempet lipatin bajuku ga pernah ngeluh walaupun aku tau dia lelah. Aku tau dia wanita yang kuat, aku juga tau dia selalu menyembunyikan sedihnya, tak pernah ia liatkan ke anak-anaknya kalo ia lelah seharian berkerja. Wanita paling tegas wanita  paling sabar wanita yang selalu mengajarkanku kelembutan kehidupan itu tak mudah. Aku tau umurmu sudah tak muda lagi aku tau kau selalu menyembunyikan sakitmu karna kau tak ingin anak-anakmu mencemaskanmu. Memang sekarang aku jauh darinya berada dikota yang berbeda tapi tak pernah sekalipun ia lupa mengingatkanku, menelponku walaupun sekedar menanyakan kabarku. Mama emang bawel cerewet ngelarang ini itu tapi aku tau dia ngelakuin itu karna dia sayang sama aku dia ga mau anak cewek satu-satunya kenapa-napa dikota orang. Suaranya yang lemah lembut dan pelukkannya yg hangat selalu mengilangkan rasa lelah ku ketika ku lelah akan keadaan yang menjenuhkan ini. Selalu membuatku rindu ingin pulang hanya untuk memelukmu Walaupun aku sekarang jauh, aku ga bisa ngerayain ulang tahun mama tapi mama selalu ada dihati aku mama selalu ada didoaku, Ma... tau ga? jadi cewek itu susah disaat ga ada sosok ibu yang ngajarin gimana biar jadi wanita idaman, jadi selalu ada disamping yah ma aku sayang banget sama mama.....
Semoga ALLAH selalu menjaga mama sampai dini bisa bahagiain mama.....
Sehat dah bahagia selalu wanita yang paling cantik dihidupku♥